Tanah Berkontur

Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sek...


Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernafas dan tumbuh. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. Bagi sebagian besar hewan darat, tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak.
Menurut Sitanala Arsyad (1989), konservasi tanah adalah penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukannya sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah.
Tanah Berkontur

Masalah konservasi dan penggunaan sumberdaya yang bijaksana berbeda-beda bagi masing-masing tipe sumberdaya. Untuk fund resources atau sumber daya yang tidak dapat diperbaharui, konservasi dimaksudkan sebagai usaha mengembangkan penggunaan sumberdaya yang persediannya relatif tetap, sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam waktu yang lebih panjang, hal ini melalui pengurangan tingkat konsumi atau melakukan penghematan. Untuk flow resources atau sumberdaya yang dapat diperbaharui, konservasi dimaksudkan sebagai usaha pengurangan pemborosan yang bersifat ekonomi, dan sekaligus memaksimumkan penggunaan yang dapat dilaksanakan secara ekonomis. Sebagai contoh adalah penggunaan sumberdaya-sumberdaya selain air, cara yang terbaik untuk membuat sumberdaya ini tetap ada atau bertahan dalam jangka waktu yang panjang adalah dengan cara menghemat atau kebijakan non use (tidak menggunakan sumberdaya) tersebut.


Cara atau Teknik Konservasi Tanah
Lahan dalam hal ini adalah tata guna lahan. Pertumbuhan kota cenderung menuju pinggiran kota, sedangkan kegiatan kegiatan masyarakat berada di pusat kota sehingga akan terjadi arus kendaraan dari pinggiran kota menuju pusat kota. Strategi untuk mengatasi hal tersebut adalah :

1.      Tata kota yang baik sehingga terdapat keseimbangan antar emisi gas buang dan daya tampung lingkungan.
2.    Pembentukan / perencanaan kota satelit sehingga jarak antara pemukiman dan pusat kegiatan tidak terlalu jauh dan efektivitas penggunaan transportasi
3.  Mengurangi beban lingkungan akibat emisi gas buang transportasi menuju pusat kegiatan dengan merelokasikan pusat kegiatan tersebut apabila dimungkinkan. Contohnya Taman Marga Satwa ke daerah pinggiran kota.

Metode Konservasi Tanah
Metode konservasi tanah diarahkan untuk merehabilitasi lahan kritis, mempertahankan kesuburan tanah, meningkatkan fungsi hidrologis. Dengan mengembalikan kesuburan tanah maka manfaat yang kita dapat adalah:
·         sumber kelestarian air dapat terjaga dengan baik,
·         dapat meningkatkan sumber daya alam,
·         memperbaiki kualitas lingkungan hidup,
·         meningkatkan produktivitas pertanian.
Metode konservasi tanah dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu metode vegetatif dan metode mekanik.

A.    Metode Vegetatif
Metode vegetatif untuk konservasi tanah di antaranya sebagai berikut.
·         Pemilihan vegetasi tertutup, yaitu menutup lahan dengan menanam tanaman yang dapat tumbuh di lahan kritis.
·         Pencegahan erosi, yaitu dengan cara membuat sengkedan pada lahan yang miring atau dengan penamanan tumbuhan di daerah lahan miring yang dapat mengikat tanah.
·         Pengaturan kadar garam dalam tanah.
·         Pengendalian keasaman tanah.
·         Meningkatkan kelestarian organisme tanah yang menguntungkan.
·         Pencegahan remediasi tanah dari kontaminasi zat kimia atau zat biologis.
·         Mineralisasi tanah harus seimbang.

B.     Metode Mekanik
Metode mekanik untuk konservasi tanah di antaranya sebagai berikut.
·         Pengolahan tanah berkontur.
·         Pengolahan tanah secara minimum.
·         Mengatur alur angin.
·      Adanya rotasi tanaman, jadi tanah tidak hanya ditanamI satu jenis tanaman saja, melainkan    adanya penggantian jenis tanaman.
·         Pembuatan pematang, teras, atau gundulan tanah.
·         Pembuatan terjunan air atau membuat alur air di lahan pertanian.
·         Penggunaan pupuk alami.
·         Pengistirahatan tanah.
·         Strategi yang biasanya dipakai dalam konservasi tanah, yaitu:
·         pemilihan vegetasi penutup lahan
·         pencegahan erosi
·         pengaturan kadar garam
·         pengendalian keasaman
·         meningkatkan kelestarian organisme tanah yang menguntungkan
·         pencegahan dan remediasi tanah dari kontaminasi
·         mineralisasi
·         Strategi lainnya yang biasa dipergunakan dalam bidang pertanian yaitu:
·         pertanian tanpa pengolahan tanah
·         pengolahan tanah berkontur
·         alur penahan angin (windbreak)
·         rotasi tanaman
·         penggunaan pupuk alami
·         mengistirahatkan lahan

Related

Catatan Perkuliahan 1549488767855855701

Post a Comment

emo-but-icon

Follow Us

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Visitors

Flag Counter

Connect Us

item